logo

Hubungi Tim Pengembangan Perusahaan kami

Untuk membahas bagaimana Infobank Institute dapat mendukung pelatihan keterampilan transformasi dan manajemen bisnis Anda. Kirimkan permintaan Anda untuk program khusus yang kami siapkan.

Custom Program Requests

Infobank

institute

Pengalaman menunjukkan bahwa perusahaan-perusahaan besar menjadi kuat tidak jaminan bahwa perusahaan tersebut akan selalu aman dan tumbuh. Kekuatan di masa lalu sudah tidak lagi relevan di masa depan. Kekuatan di masa lalu kerap kali membuat kita puas diri dan lupa diri untuk terus belajar. Kekuatan di masa lalu kini bisa membunuh Anda sendiri. Perkembangan perubahan yang demikian dahsyat itu menuntut Infobank untuk lebih proaktif dan terus beradaptasi dalam memperkuat dan mempertajam pisau analisisanya.

Dalam menjawab tantangan-tantangan tersebut, Infobank melalui anak usahanya, Infobank Institusi Keuangan Indonesia, menghadirkan Infobank Institute dan Infobank School of Leadership, yang fokus pada pengembangan dan pendidikan sumber daya manusia (SDM) di industri keuangan dan perbankan.

SDM berkualitas dalam kapabilitas kepemimpinan menjadi jawaban tepat atas tantangan perubahan tersebut. Pengelolaan SDM yang tepat sasaran mampu membentuk manusia yang berintegritas, profesional, berwawasan ekonomi, dan memiliki karakter kepemimpinan yang kuat serta mampu menghadapi tantangan ke depan.

INFOBANK INSTITUTE fokus pada program utamanya, Riset, Konsultansi, Pelatihan serta rekrutmen dan assessment, yang programnya didukung penuh oleh Biro Riset Infobank, dan memiliki tim evaluasi program yang bertanggung jawab sebagai assessor dan advisor.

INFOBANK INSTITUTE juga bekerjasama dengan beberapa perusahaan, asosiasi dan Universitas Trisakti, Universitas Airlangga, Universitas Atma Jaya Jakarta, untuk mendukung kualitas program serta didukung oleh praktisi, mentors, trainers, dan coach, yang berpengalaman bidang leadership, korporasi, manajemen, dan organisasi.

Infobank School of Leadership hadir sebagai salah satu pilar Infobank untuk mencetak pemimpin-pemimpin handal di industri keuangan dan perbankan yang memiliki dedikasi tinggi untuk memajukan industri. Muaranya adalah adalah menjadi pusat pembelajaran dengan kurikulum pendidikan berbasis kompetensi, riset, serta mampu mencetak pemimpin-pemimpin baru di industri keuangan dan perbankan yang mampu bersaing dikancah internasional.
READMORE
Dalam pengembangan bisnis dan organisasi Infobank Institute didukung penuh oleh para konsultan berpengalaman yang sudah memiliki jam terbang tinggi di industri keuangan dan perbankan.
Melalui jaringan luas dan menglobal, Infobank Institute menjadi jembatan sumber daya manusia yang mumpuni untuk bisnis Anda baik pada skala nasional maupun international.
READMORE
INFOBANK INSTITUTE fokus pada pembelajaran dan pengembangan SDM di sektor jasa keuangan melalui program utamanya adalah Riset, Konsultansi, Pelatihan serta rekrutmen dan assessment.
INFOBANK INSTITUTE dalam pembuatan program didukung penuh oleh Biro Riset Infobank yang dibentuk pada 1991 dan memiliki tim evaluasi program yang bertanggung jawab sebagai assessor dan advisor.
READMORE

New Program

,
Credit Scoring Development Program (For Advance)
Credit Scoring merupakan alat predictive model yang digunakan untuk mengevaluasi risiko kredit dari seorang applikan atas pengajuan kreditnya kepada bank. Credit Scoring akan memprediksi apakah kredit yang akan diberikan kepada nasabah tersebut akan Macet atau Lancar secara individual basis. Predictive behaviour nasabah (Macet/Lancar) ini kemudian diterjemahkan ke dalam bentuk scorecard dari attributes yang melekat pada diri nasabah untuk kemudian menjadi acuan bank dalam keputusan kredit.

Credit Scoring akan mempercepat proses evaluasi calon debitur, sehingga persetujuan kredit juga cepat. Hal ini dapat dilakukan dengan memanfaatkan teknologi atau sistem software terotomasi. Credit Scoring yang digunakan untuk menganalisis debitur menggunakan parameter yang sama, maka proses evaluasi calon debitur dapat dilakukan secara konsisten, dan kesalahan SDM dapat diminimasi.

Credit Scoring juga mengakomodasi pemberian skor atas kondisi calon debitur dan dilakukan oleh analis kredit. Melalui teknik scoring ini, lembaga keuangan dapat mengidentifikasi debitur eksisting yang memerlukan penanganan lebih baik, dan bank dapat mengambil langkah hukum yang diperlukan untuk mencegah kerugian lebih lanjut dan membantu menurunkan kredit macet atau non-performing loan (NPL).
,
Credit Monitoring with Data Analytic for Remedial and Recovery
Berkembangnya industri perbankan tidak lepas dari portfolio kredit sebagai salah satu pilar inti yang menghasilkan. Oleh karena itu penanganan portfolio kredit merupakan hal yang sangat penting bagi bank itu sendiri karena akan mempengaruhi secara langsung kualitas portfolio kredit.
,
Strategi Preventif Kredit Bermasalah Menggunakan Early Warning System (EWS)
Pelatihan ini akan fokus pada strategi pembuatan Early Warning System (EWS) untuk melindungi aset bank dari kredit bermasalah. Sehingga bagian pengawasan dapat terus menerus menimbang risiko kredit yang dikucurkan oleh bank baik kredit konsumer, korporasi, maupun UMKM
,
Electronic Filing Implementation with Microsoft Excel Based on Document Regulation & ISO 9001
Pelatihan Electronic Filing Implementation ini memberikan pengetahuan cara membuat sistem pengarsipan dengan menggunakan Microsoft Excel. Jika Anda sudah bisa membuat electronic filing dengan penggunaan Microsoft. Excel, akan sangat mudah jika suatu saat akan membuat software electronic filing untuk kebutuhan tingkat lanjut.
,
Membangun Sistem Kepatuhan Terintegrasi: Komitmen dan Kebijakan dalam Tata Kelola Kepatuhan Berkualitas untuk Meningkatkan Kesehatan Bank
Kompleksitas kegiatan usaha Bank yang semakin tinggi mengakibatkan tantangan dan eksposur risiko yang dihadapi juga semakin besar. Melihat perkembangan tantangan dan risiko usaha Bank yang semakin besar, diperlukan berbagai macam upaya untuk memitigasi risiko tersebut, baik yang bersifat preventif (ex-ante) maupun kuratif (ex-post). Oleh karena itu diperlukan adanya peningkatan peran dan Fungsi Kepatuhan serta satuan kerja kepatuhan dalam pengelolaan Risiko Kepatuhan. Pengelolaan Risiko Kepatuhan yang baik dan tepat waktu diharapkan dapat meminimalisasi dampak risiko sedini mungkin. Dengan demikian peran dan Fungsi Kepatuhan maupun satuan kerja kepatuhan ke depan tidak hanya melihat suatu kejadian yang bersifat preventif (ex-ante) melainkan juga harus mampu mengelola Risiko Kepatuhan agar sejalan dengan penerapan manajemen risiko yang telah berjalan di Bank secara keseluruhan.
,
DIGITAL MARKETING FOR BPR: Tata Kelola Pemasaran Digital untuk Menumbuhkan Bisnis di BPR
Pandemi Covid 19 menyebabkan Disrupsi kepada pola Bisnis yang baru, Disrupsi ini mengeser pola Bisnis Konvensional kearah bisnis Digital, hal ini menyebabkan terjadinya perubahan teknologi yang begitu cepat untuk mendukung kegiatan Bisnis yang relevan dengan kondisi Pasca Covid. Bisnis Digital Marketing yang belum dikerjakan secara serius oleh BPR sebenarnya adalah Sebagian solusi Bisnis di masa Disrupsi saat ini. Dimana memang dituntut untuk terus melakukan Inovasi bagi perkembangan perusahaan. Adaptasi teknologi menyebabkan perusahaan perusahaan Incumbent akan tetap eksis, apabila proses Adaptasi ini tidak dilakukan akan menyebabkan kehilangan pangsa pasar yang besar, untuk itu menyiapkan Bisnis Model baru yang sesuai dengan masa Disrupsi saat ini adalah suatu keniscayaan.
,
ANTI FRAUD STRATEGY FOR MANAGEMENT: Pemahaman Risiko dan Proses Transaksional Sebagai Langkah efektif dalam Pencegahan Fraud Perbankan
Biaya penipuan telah berdampak signifikan pada bank dalam 10 tahun terakhir. Oleh karena itu, bank perlu memiliki strategi yang tepat dalam mengurangi potensi fraud di seluruh perusahaan. Dengan menerapkan strategi anti Fraud yang efektif, manajemen dapat memanfaatkan upaya seluruh staf dalam kegiatan Anti-Fraud dan secara signifikan dapat mengurangi biaya penipuan dalam organisasi. Tujuan keseluruhan dari strategi ini adalah untuk meningkatkan pencegahan, deteksi dan kondisi untuk penyelidikan penipuan, dan untuk mengejar pencegahan dan reparasi yang memadai, dengan sanksi yang proporsional dan menghalangi.

News

News Kredit BNI Tumbuh 156 di Kuartal III 2018Kredit BNI Tumbuh 15,6% di Kuartal III 2018
BNI mencatat penyaluran kredit kuartal III-2018 sebesar Rp487,04 triliun, tumbuh 15,6 persen atau meningkat Rp65,64 triliun bila dibandingkan dengan penyaluran kredit tahun sebelumnya diperiode yang sama yakni sebesar Rp421,41 triliun.
READMORE
19
Oct
19
Oct
Kaum Milenial Mendominasi Pasar Modal
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan kaum milenial mulai marak masuk ke pasar modal. Hal ini didukung oleh perkembangan teknologi yang cepat dan tingginya antusias anak muda yang mulai memikirkan masa depan dengan berinvestasi.
READMORE
19
Oct
OJK: Gagal Bayar Jiwasraya Sudah Biasa
Asuransi Jiwasraya gagal bayar Rp802 miliar atas investasi yang jatuh tempo 10 Oktober 2018. Kesulitan likuiditas ini baru terungkap dari sepucuk surat yang ditujukan kepada bank-bank yang menjual produk JS Proteksi Plan dengan konsep bancassurance. Regulator melihat, tekanan likuiditas yang terjadi di Jiwasraya biasa terjadi, sehingga tak perlu dikhawatirkan.
READMORE
02
Oct
Utang Pemerintah Tembus Rp4.363 Triliun
Utang Pemerintah makin membengkak. Namun Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengklaim jumlah utang tersebut masih dalam batas aman. Kok bisa?
READMORE
Contact Us
For general information about Infobank Institute, including registration, please contact us at:
infobank@infobankinstitute.com
021-725-3127
0813-1000-3835
GEDUNG INFOBANK
Jalan Arteri No. 123
Kebayoran Lama Utara
Jakarta Selatan 12241
logo
Copyright © 2018 - Infobank Insititute. All Rights Reserved ,
Jasa Website by IKT